Sehat Kuat dan Terlindungi dengan Imunisasi
Administrator | 08 Mei 2026 | Dibaca 1 kali |

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Penyakit tersebut dikenal sebagai Penyakit-penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi atau PD3I merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Untuk penyakit yang disebabkan oleh virus yaitu Cacar, Campak, Polio, Hepatitis B, Hepatitis A, Influenza, Haemophilus. Sementara, penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya Pertusis, Difteri, Tetanus, Tuberkulosis.

Terdapat beberapa PD3I antara lain hepatitis B, tuberkulosis, polio, difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, campak, rubela, pneumonia (radang paru), meningitis, kanker leher rahim yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV), ensefalitis (radang otak) akibat infeksi virus Japanese Encephalitis (JE), dan diare yang disebabkan oleh infeksi Rotavirus.

Imunisasi dasar harus diberikan pada bayi usia 0-11 bulan. Untuk mempertahankan perlindungan terhadap penyakit, maka imunisasi lanjutan harus diberikan pada anak usia kurang dari 2 tahun (baduta) dan anak usia sekolah dasar/madrasah/sederajat melalui program Bulan Imunisasi Anak Usia Sekolah (BIAS).

Jadwal Pemberian Imunisasi Bayi dan Baduta

Umur (Bulan)

Imunisasi

0

Hepatitis B (HB 0)

1

BCG, Polio Tetes 1 (bOPV 1)

2

DPT-HB-Hib 1, Polio Tetes 2 (bOPV 2), PCV 1, Rotavirus 1

3

DPT-HB-Hib 2, Polio Tetes 3 (bOPV 3), PCV 2, Rotavirus 2

4

DPT-HB-Hib 3, Polio Tetes  4 (bOPV4), Polio Suntik (IPV) 1, Rotavirus 3

9

Campak Rubela 1, Polio Suntik (IPV) 2

10

Japanese Ensefalitis (JE) di wilayah endemis JE

12

PCV 3

18

DPT-HB-Hib 4, Campak Rubela 2

 



Imunisasi rutin diberikan sesuai dengan jadwal untuk mendapatkan kekebalan optimal terhadap PD3I. Apabila bayi dan baduta terlambat untuk mendapatkan imunisasi rutin lengkap, maka ibu atau ayah perlu melihat kembali status imunisasi bayi dilengkapi dan melaporkan kepada bidan desa atau petugas imunisasi puskesmas setempat. Imunisasi Hepatitis B untuk bayi baru lahir (HB 0) hanya dapat diberikan dalam waktu maksimal 24 jam setelah dilahirkan, sedangkan imunisasi BCG hanya dapat diberikan sampai usia maksimal 1 tahun.

Imunisasi ini tersedia gratis di Posyandu, Puskesmas, maupun fasilitas kesehatan pemerintah lainnya. Jangan menunda imunisasi agar anak terhindar dari penyakit seperti difteri, tetanus, pertusis, polio, dan campak

 

 

https://ayosehat.kemkes.go.id/1000-hari-pertama-kehidupan/seputar-imunisasi

BAGIKAN :