Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan
kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu
saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami
sakit ringan. Penyakit tersebut dikenal sebagai Penyakit-penyakit yang Dapat
Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi atau PD3I merupakan
penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Untuk penyakit yang disebabkan
oleh virus yaitu Cacar, Campak, Polio, Hepatitis B, Hepatitis A, Influenza,
Haemophilus. Sementara, penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya
Pertusis, Difteri, Tetanus, Tuberkulosis.
Terdapat beberapa PD3I antara lain hepatitis B, tuberkulosis,
polio, difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, campak, rubela, pneumonia
(radang paru), meningitis, kanker leher rahim yang disebabkan oleh infeksi
Human Papilloma Virus (HPV), ensefalitis (radang otak) akibat infeksi virus
Japanese Encephalitis (JE), dan diare yang disebabkan oleh infeksi Rotavirus.
Imunisasi dasar harus diberikan pada bayi usia 0-11 bulan. Untuk
mempertahankan perlindungan terhadap penyakit, maka imunisasi lanjutan harus
diberikan pada anak usia kurang dari 2 tahun (baduta) dan anak usia sekolah
dasar/madrasah/sederajat melalui program Bulan Imunisasi Anak Usia Sekolah
(BIAS).
Jadwal Pemberian Imunisasi Bayi dan Baduta
|
Umur (Bulan) |
Imunisasi |
|
0 |
Hepatitis B (HB 0) |
|
1 |
BCG, Polio Tetes 1 (bOPV 1) |
|
2 |
DPT-HB-Hib 1, Polio Tetes 2 (bOPV 2), PCV 1, Rotavirus 1 |
|
3 |
DPT-HB-Hib 2, Polio Tetes 3 (bOPV 3), PCV 2, Rotavirus 2 |
|
4 |
DPT-HB-Hib 3, Polio Tetes 4 (bOPV4), Polio Suntik (IPV) 1,
Rotavirus 3 |
|
9 |
Campak Rubela 1, Polio Suntik (IPV) 2 |
|
10 |
Japanese Ensefalitis (JE) di wilayah endemis JE |
|
12 |
PCV 3 |
|
18 |
DPT-HB-Hib 4, Campak Rubela 2 |
Imunisasi
rutin diberikan sesuai dengan jadwal untuk mendapatkan kekebalan optimal
terhadap PD3I. Apabila
bayi dan baduta terlambat untuk mendapatkan imunisasi rutin lengkap, maka ibu atau ayah perlu melihat kembali status imunisasi
bayi dilengkapi dan melaporkan kepada bidan desa atau petugas imunisasi
puskesmas setempat. Imunisasi Hepatitis B untuk bayi baru lahir (HB 0) hanya
dapat diberikan dalam waktu maksimal 24 jam setelah dilahirkan, sedangkan
imunisasi BCG hanya dapat diberikan sampai usia maksimal 1 tahun.
Imunisasi ini tersedia gratis
di Posyandu, Puskesmas, maupun fasilitas kesehatan pemerintah lainnya. Jangan menunda
imunisasi agar anak terhindar dari penyakit seperti difteri, tetanus, pertusis,
polio, dan campak
https://ayosehat.kemkes.go.id/1000-hari-pertama-kehidupan/seputar-imunisasi